Aku berusaha untuk tidak memikirkanmu, namun nalar ini makin nekat untuk mengingatkan.Aku pikir aku akan membencimu, masih akan tetap membencimu; jika kamu tidak segera pergi dari hadapanku. Aku hanya.. aku hanya enggan perasaanku ini menjalar, makin hari makin kehati. Apa-apa pakai hati, kuhiraukan logika lalu nalar. ah! Aku benci situasi seperti ini. Kamu masih saja mengagumkan. Dari sekian banyak lelaki menarik disana, aku memilih kamu. Jangan tanya mengapa. Karna memang tidak ada hal yang akan kujadikan alasan mengapa aku bisa tidak waras seperti ini. Hanya karena lelaki sepertimu, Miris.
porsi dan posisiku sudah diskenariokan. kita hanya pemeran, tak perlu menebak-nebak masa depan, jalani saja hari ini.
Rabu, 10 Juli 2013
Miris.
Selalu saja ada hal yang membuatku kagum kepada kamu. Hal biasa, dari orang sesederhana kamu. Sesimple itu, mampu membuatku tak waras.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar