porsi dan posisiku sudah diskenariokan. kita hanya pemeran, tak perlu menebak-nebak masa depan, jalani saja hari ini.
Kamis, 29 November 2012
lihat, dengar, peluk aku.
lihat aku, selalu disini menanti kau mengatakan kau rindu.
dengar aku yg selalu bernyanyi untukmu.
lewat tembangpun ku isyaratkan senduku pilu untukmu.
berharap kau mengerti lalu paham; kau lelaki yg mempu membuatku cinta, gila, benar-benar gila.
ku terdiam menanti, selalu menanti.
gelisahnya hati tak mampu teredam, sejatinya kau yg selalu kurindukan.
masih denganmu, masih bisa merasakan hangatnya kamu! memelukmu, merasakan hangat ciummu, kening selalu kau elus seraya kau nyanyikan lagu kita, lagu yg kini menjadi sebuah kenangan yg harus ku hilangkan;sengaja kuhilangkan makna didalamnya. karna aku tak mau lagi mengingat luka hati. lukaku yg melebihi rasa cintaku kepadamu. adamlalu peluk aku, selalu peluk aku. jangan lepas, karna ini begitu manis. dengan keadaan begini aku ingin benar-benar menangis. bahumu begitu nyaman untukku bersandar. jangan pergi karna aku tak mau merasakan kehilangan. lihat aku, dengar tembangku, lalu peluk aku; aku rindu.
Rabu, 28 November 2012
bagaimana - bagaimana
bagaimana jika kau pergi tanpa tatapan sendumu , tanpa ada lagi rayu!
bagaimana jika kau melangkah tanpa aku disampingmu, menggenggam tanganmu seraya membisikkan,
"Tuhan memberkati kita, setiap langkah kita, jangan ragu, sayang"dan bagaimana jika mereka menentang kita, aku dan kamu tak boleh satu ? bagaimana pula kau akan mempertahankan "kita" tanpa restu ? masih banyak tanya yg harus kau jawab, kau tanggung pula sakit yg pelan-pelan memantikan hati, rasa yg mulai memudar perlahan. namun masih kau pertahankan.
Selasa, 27 November 2012
demi apa, aku cinta.
demi apa, aku cinta.
ketika isyaratmu tak lagi mampu mengalahkan logika, aku selalu berfikir; terlalu bodoh jika aku selalu menantimu.
hal-hal bodoh selalu tercipta ketika kau bersamaku -
ingin kukatakan bahwa aku cinta! entah demi apa.
hanya ingin mengatakan begitu saja aku tak mampu lalu ada saja yg ku lalukan hanya untuk membuatmu suka. dan yg ada aku terlihat tolol. aneh. tapi tak apa, demi kamu!
demi apa aku cinta!
pura-pura tak peduli,
pura-pura benci. yang ada malah menyakiti hati.
ya! aku benci jika harus bertingkah seperti itu.
demi apa, aku cinta.
Jumat, 23 November 2012
retorika klasik
sebuah pertanyaan,semacam perhatian terpendam selalu saja ingin tersampaikan.
entah bagaimana caranya agar dia yg kita sayang mengerti, paham.
setidaknya dia merasakan perhatian dariku.
aku hanya sayang, belum sampai ke cinta. ujungnya aku yg terlukake klasikkan perasaan selalu saja sama. aku cinta, ya! aku jatuh cinta. kepada kamu yg selalu membuatku terluka.
Kamis, 22 November 2012
Rabu, 21 November 2012
tanpa judul aku menulis untuk kau - - -
seperti luka lama yg tergores lagi, kau datang memberi sebuah harapan baru. lalu kau pergi meninggalkan semua harapan. terasa kelabu. menjadi biru,
aku lupa! sungguh lupa. lupa bagaimana cara mencintai cinta. kau membuatku jatuh cinta namun kau pula yang membuatku luka.
tak akan ada habisnya jika aku selalu berharap.
kadang logikapun menyeru
hey, jangan cintai dia yg belum bisa menghargai dan mengerti siapa yang butuh! di otaknya hanya ternginag, dia yg dia mau!ya! kadang ingin berhenti disini, lalu tak akan mencari lagi kamu. tapi daya ingatku terlalu kuat hingga tak mampu melupakan kamu. entah sihir apa yg membuat otakku tak mampu berpikir lagi, selain memcintai kamu. selalu kamu. hanya kamu. --
Senin, 05 November 2012
logis. maybe.
ketidakpedulianku terhadap makhluk indah sepertimu memaksaku untuk meniadakan rasa cinta. harus membenci meski mencintai, ya! begitu mencintai. hingga pada akhirnya yg terasa semu; sia-sia. bahkan hingga hati ini mati rasa. mungkin dengan begini; pura-pura tak peduli, rasa sakit itu terasa tak begitu perih. meski berbekas namun hamba ikhlas.
Jumat, 02 November 2012
*
masih rajin tanganku menengadah untukmu. mendo'akan kamu.
segala tentang kamu; tanpa aku. karna kamu bukanlah sosok yang gampang menyerah, lelakiku yang tangguh. meski tanpa aku. ya! karna ssudah tak ada kita. meskipun cinta masih tersisa.
masih rajin kumenyapamu lewat do'a-do'a kecilku, pelan terbisik kepada Tuhan. meski mustahil kau mengerti tujuanku. karna aku hanyalah aku, meski kau tak pernah ada disisiku, ku harap kau mau paham. ya! kamu: iman.
Kamis, 01 November 2012
-
sebagian rasa tertumpah dikamu. tanpa paksa, tanpa rayu aku jatuh kepada kamu.
berharap tak ada luka, namun ada kamu: cinta. dimana aku selalu merasa bahagia meski tak dicinta. merasa nyaman meski tak pernah aman. pelan-pelan aku lagi yang terluka. tanpa kamu yg selalu menawarkan penyembuhnya. aku tetap bahagia.
Langganan:
Postingan (Atom)
