Terimakasih Tuhan, 20tahun tercapai dengan segala suka duka lalu kembali seperti semula; kesederhanaan, semoga akan terus seperti ini Allahuma amin.
porsi dan posisiku sudah diskenariokan. kita hanya pemeran, tak perlu menebak-nebak masa depan, jalani saja hari ini.
Minggu, 13 Oktober 2013
My October...
Dari Oktober hingga Oktober, dari kecewa hingga bahagia, dari sendiri lalu mempunyai rasa saling menyayangi, dari mata lalu turun ke hati.
Oktober hingga Oktober lagi, selalu ada hal-hal baru atau mungkin aku harus kuulang, kecewa dan dikecewakan semua sudah kurasai.
Untuk Oktober kepada Oktober.. aku kembali, menua sedangkan hati masih terus mencari, berjalan perlahan demi mendewasakan diri dari segala suka duka aku menyuarakan hati. Jatah umur semakin berkurang, sedangkan wajibku kepada sang pemilik hidup belum mampu terpenuhi, bahagia kepada bunda masih terasa kurang kuberi. Bahagia untuk ayah, masih belum juga terealisasi. Namun untuk kesekian harapan, semoga semesta mengamini.
I'm Learn.
Katamu, hidup adalah belajar. Belajar untuk berucap, mendengar, melihat lalu mengerti hingga paham. Hanya dengan satu kata untuk terus belajar. Aku belajar mencintaimu hingga akhirnya aku mengerti lalu merasai. Tidak cukup sampai disitu, aku lebih dari sekedar itu. Apa yg semua kau panjat, turut kuamini, lalu kuulang dalam setiap peribadatanku. Ini mengalir perlahan, dari sini, dari hati menyuara melewati partikel-partikel udara menuju kepada Tuhan. Aku tak berharap lebih, cukup didengar agar Dia tahu apa yg kau harapkan pada semesta. Aku menyamaimu, berusaha belajar satu demi satu, hingga aku paham bahwa Tuhan memang Maha Segala. Kau berbalik mengamini harapan yg kupanjatkan, hingga akhirnya kita berdua duduk lalu bersenda gurau. dan baru kusadari, kau sedang belajar apapun dari apa yg ku ucap, segala hal spontan yg terpapar dan tersirat, kau selalu mencatat. Meski tanpa pena, kau catat dalam imagine. Karna memang kau pandai dalam hal berimajinasi. Sempat kuberi satu kata, lalu kau buat frasa singkat, sederhana namun penuh makna. dan aku selalu mengagumi itu.
Aku kikuk, tak tau lagi harus bagaimana. Sedangkan kamu? Masih saja menjadi titik terfavorite untukku. Dan aku? Masih belajar kepada kamu.
Langganan:
Postingan (Atom)
