Minggu, 09 Juni 2013

Melihat Hujan dari Jendela.

Aku mencintai hujan, tak lebih dari aku mencintai kamu. Sebanding ketika hujan dapat memunculkan pelangi, dan kamu selalu memunculkan tawa yang berlebih dan tak dapat kusangka bagaimana nantinya setelah tawa berlalu. Tak ada yg bisa menebak apa yang akan kau lakukan nanti, setelah kita tertawa lalu diam tanpa sapa dan.... Entahlah... Hampir sepertiga lagu ini menemaniku menanti hujan reda, dan masih belum juga reda setelah beberapa lagu kuputar.. aku tak pernah bosan untuk menikmati hujan bersama lagu sendu, aku menikmati. masih mau menikmati dan belum mau meninggalkan kamarku kali ini... Aku mencintai hujan, lalu aku meluhat hujan dari jendela; aku mencintai kau lebih dari bberapa rasa. mulai dari asam hingga pahit, aku masih saja mencintai kamu. dan hujan selalu menemani aku yang kini telah melepaskan kamu..

Tidak ada komentar:

Powered By Blogger