"Tuhan memberkati kita, setiap langkah kita, jangan ragu, sayang"dan bagaimana jika mereka menentang kita, aku dan kamu tak boleh satu ? bagaimana pula kau akan mempertahankan "kita" tanpa restu ? masih banyak tanya yg harus kau jawab, kau tanggung pula sakit yg pelan-pelan memantikan hati, rasa yg mulai memudar perlahan. namun masih kau pertahankan.
porsi dan posisiku sudah diskenariokan. kita hanya pemeran, tak perlu menebak-nebak masa depan, jalani saja hari ini.
Rabu, 28 November 2012
bagaimana - bagaimana
bagaimana jika kau pergi tanpa tatapan sendumu , tanpa ada lagi rayu!
bagaimana jika kau melangkah tanpa aku disampingmu, menggenggam tanganmu seraya membisikkan,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar