porsi dan posisiku sudah diskenariokan. kita hanya pemeran, tak perlu menebak-nebak masa depan, jalani saja hari ini.
Rabu, 31 Oktober 2012
sebait do'a.
hingga dititik jenuhku, aku akan mulai merasakan lelah yg berkepanjangan, lalu aku akan tetap mendo'akanmu.
lebih dari hari ini dan petang nanti.
do'a yg selalu ku panjatkan hanya untuk kamu.
tanpa perlu kau rasakan, hanya perlu kau nikmati ajaibnya sapaanku untukmu kepada Tuhan.
demi apapun aku ikhlas mendo'akan. setelah kau pergi; enggan kembali, aku akan tetap mendo'akan.
karna ketika kelam menerka, gelappun tiba, ku sapa Tuhan; ku panjatkan do'a. -
kepada adamku di 16 september 2011.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar